Membangkang selalu punya konsekuensi

0
1165

Membangkang Selalu Punya Konsekuensi
Lukas 19 : 22 – 23

Renungan Harian Keluarga ~ Kamis, 12 Juli 2012

     Membangkang atau memberontak dapat dilihat secara relatif. Artinya kalau penguasa pemerintah itu berbuat salah maka pembangkangan itu sifatnya positif karena mengingatkan penyalah-gunaan kekuasaan. Persoalan muncul kalau membangkang menjadi sifat atau karakter seseorang. Sehingga dia tidak lagi membedakan mana yang baik dan tidak baik. Karakter seperti ini dapat disebut pemberontak.

Mempelajari kesaksian Alkitab, maka sumber dan asal-muasal pembangkangan berasal dari Iblis. Iblis memutar-balikkan kebenaran bahkan berani melawan Tuhan Allah dengan segala macam tipu muslihat, seperti buah pohon baik dan jahat maka dia akan menjadi seperti Tuhan tahu baik dan jahat. Kesaksian Alkitab yang kita baca hari ini mengatakan juga demikian. Dia sudah diperintahkan mengelola uang mina atau bagi kita talenta, tanggung-jawabnya tetapi dia membangkang. Pembangkang dalam konteks ini lupa atau sengaja melupakan atau sengaja mengabaikan tanggung jawabnya dan selalu dalam pikirannya menyalahkan orang lain. Dia tidak menerima tugas yang berat yang harus diemban dan tidak ada solusi melekat dalam dirinya. Pasivisme yaitu berdiam diri dan menyalahkan orang lain membuat dia jatuh ke dalam dosa yaitu kesombongan dan membuat orang lain terganggu, mungkin akan sakit hati. Firman Tuhan hari ini mengajar kita anggota keluarga jemaat supaya tidak menjadikan diri pembangkang, sebab cara hidup ini akan membuat kita tidak berarti dan menjadi masalah bagi orang lain, Gereja dan masyarakat. Roh Kudus penolong dan penghibur (Yoh.14, 16) kiranya menolong kita supaya menjadi anggota jemaat, anggota keluarga untuk hdup dalam ketaatan kepada Tuhan untuk membawa berkat bagi banyak orang. Amin.

Doa: Tuhan Yesus tolonglah keluarga kami untuk hidup dalam ketaatan. Terima kasih untuk talenta dan kekuatan yang Tuhan anugerahkan bagi kami dalam hidup dalam kebersamaan dan kemampuan kami melakukan tugas kerja kami. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here