RHK Jumat, 9 Januari 2015

0
1208

Limpahnya Berkat  Allah

Ibrani 6:14

Pemberian kita kepada orang lain biasanya sangat sarat dengan pertimbangan. Jangankan kata cukup dalam hal kita memberi, kadangkala pertimbangan-pertimbangan tertentu menjadikan kita membatalkan niat untuk memberi itu. Tetapi Allah menjanjikan berkat kepada umat-Nya dengan penuh kepastian. Umat terpanggil untuk tidak meragukan sedikitpun apa yang dijanjikan oleh Allah. Janji Allah kepada Abraham bahwa Ia akan memberkati dengan berlimpah-limpah dan akan membuat keturunannya menjadi sangat banyak harus dipahami bukan hanya dalam artian kuantitas (jumlah). Melainkan harus dipahami juga dalam pengertian kualitas (mutu). Limpahnya berkat Allah juga mengandung pengertian bahwa Allah lebih memahami apa sesungguhnya yang terbaik, yang paling fundamental (mendasar) menjadi kebutuhan umat itu. Sebab kadangkala manusia hanya mengejar keinginannya tetapi tidak menyadari apa sesungguhnya kebutuhannya. Sehingga meminta apa keinginannya itu kepada Tuhan. Tetapi Tuhan mengenal sejatinya apa kebutuhan manusia dan itulah yang diberikan-Nya.

Sesungguhnya keluarga kita juga menerima berkat Tuhan dengan berlimpah-limpah di setiap hari. Namun seringkali kita tidak merasa cukup karena kita kerap terjebak pada banyaknya dan tingginya hasrat untuk memenuhi keinginan-keinginan tertentu padahal belum tentu hal-hal itu yang kita butuhkan. Marilah kita belajar untuk bersyukur atas berkat Tuhan dan mengatur dengan baik berkat itu bahkan boleh hidup berbagi berkat dengan orang lain. Amin.

Doa : Ya Tuhan, terima kasih untuk kelimpahan berkat yang selalu Engkau nyatakan di hidup kami. Tolonglah kami untuk memberdayakan berkat-Mu bukan hanya untuk diri atau keluarga sendiri tetapi juga berbagi dengan sesama. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here