Satu Kesatuan dari Keberadaan

1 Korintus 12 : 14 – 20

 

Sikap rasialis adalah masalah manusia dari dulu. Sikpa ini menghasilkan ketidak adilan, pertikaian, bahkan peperangan. Orang yahudi pernah mengalami penderitaan dasyat karena perlakukan rasialis dari bangsa Jerman. Namun banyak orang Yahudi di masa Perjanjian Baru pun bersikpa rasialis. Mereka merasa satu-satunya umat Allah yang berhak atas semua janji-Nya.

Bangsa-bangsa lain tak lebih daripada binatang yang tak layak mendapat anugerah Allah.

Korintus juga diperhadapkan dengan situas seperti itu dimana umat Yahudi salah memahami konsep umat pilihan. Bagimereka, umat pilihan adalah semata-mata hak istimewa. Mereka lupa panggilan istimewa adalah tugas/kewajiban mulia, membawa bangsa-bangsa lain kepada Allah. Untuk membawa itu, mereka semua harus memahami bahwa kita ada dalam keberbagaian atau keberbedaan 1 Kor. 12:14-20 dengan jelas menguraikan bahwa banyak anggota tapi hanya satu tubuh dan masing-masing anggota secara khusus diberikan satu tempat pada tubuh sesuai kehendak Allah.

 

GMIM baru saja melewati tapahap pemilihan Pelsus dan akan memasuki tahap pemilihan BPMJ, BPMW dan BPMS. Oleh karena itu sebagai keluarga Kristen mengajarkan pada anak-anak siapapun yang terpilih itulah yang dikehendaki Tuhan. Ingatlah bahwa keluarg dipakai Tuhan untuk tidak perhan menolak pekerjaan-Nya sebab Tuhan dapat memanggil dan memakai siapa saja yang Tuhan kehendaki. Sekalipun dalam beradaan pandangan dan pilihan. Amin

 

Doa : Ya Tuhan, Engkaulah Allah yang mengendalikan alam semesta di dalamnya kami manusia, ajarlah kami supaya dapat saling menerima di balik keberbedaan yang ada. Amin

 

 

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top