RHK Senin, 20 Agustus 2018

0
1964

Kasih Seorang Suami

Efesus 5:25

Kenapa suami harus mengasihi isterinya seperti Kristus mengasihi jemaat? Marthin Luther memberi alasan; seorang isteri yang baik tidak didapatkan dengan kebetulan tanpa pimpinan Allah, dia merupakan pemberian Allah. Isteri adalah anugerah bagi suami bukan hasil dan rencana manusia.

Memperlakukan isteri dengan cinta erotis adalah budaya kafir yang ditentang oleh sang Reformator. Isteri bukanlah pelengkap kebutuhan kedagingan sang suami. Rusuk yang menjelma jadi penolong sepadan menandakan bahwa, Allah punya rencana hingga laki-laki punya ikatan persekutuan. Allah sendiri yang merancang dan meneguhkan persekutuan itu. Oleh sebab itu dapat dipahami kenapa suami harus mengasihi isterinya dengan kasih sejati, yakni kasih agape bukan kasih  eros=cinta birahi.

Allah memberi kepercayaan dengan menghadirkan isteri kepada seorang suami, kepercayaan itu harus dipertangungjawabkan dalam ketaatan iman. Suami diperingatkan jangan pernah mem-perhamba atau memperbudak isterinya. Sebagaimana Kristus memerdekakan kehidupan jemaat dengan kasih-Nya, demikian suami menempatkan isterinya dalam kasih Kristus. Isteri adalah partner sepadan dari pemberian Allah. Untuk melaksanakan perannya sebagai “kepala” pertama-tama yang dituntut dari suami adalah mengasihi bukan memerintah. Jaminan yang diberikan kepada isteri diutamakan adalah kasih, setelah itu diupayakan jaminan materi dalam bentuk nafkah kehidupan. Inilah kekayaan berharga dari suami, mewariskan kasih kepada isterinya, anak-anaknya dan keluarganya, demikian harapan menjadi suami yang menakjubkan. Amin

Doa: Yesus Kristus Kepala setiap keluarga Kristen, mampukanlah kami suami isteri dapat menjalankan apa yang menjadi tanggungjawab kami demi kemuliaanMu. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here