RHK Jumat, 25 Oktober 2013

0
1270

Berkat Rasuli

Ibrani 13 : 20 – 21

 

Di dalam setiap formulasi berkat yang tercantum dalam liturgy hendak menggambarkan 3 hal. Pertama, tergambar pemiliharaan Allah atas umat-Nya. Kedua, menggambarkan tanda perkenan Allah atas diri umatnya. Dengannya seseorang boleh merasa yakin bahwa Allah akan mendengar doanya dan menyelamatkan dia dari musuh, penyakit, dan dosa. Ketiga, berkat ini menyatakan manifestasi kuasa yang memlihara manusia dan yang akan menghasilkan damai sejahtera.

 

Kata berkat memiliki makna yang spesifik dalam Perjanjian Lama. Allah memberkati umat-Nya dengan menganugerahkan keturunan, kekayaan, tanah, kesehata, dan kehadiran-Nya sendiri di tengah-tengah mereka. Mereka yang berada dalam pemeliharaan Allah akan dilindungi. Berkat Tuhan memberikan gambaran tentang suasana penuh perlindunga, kasih karunia, dan damai sejahtera. Juga gambaran kasih Allah yang makin lama makin dalam.

Setiap orang pecaya rindu diberkati oleh Tuhan. Namun, banyak orang percaya rindu diberkati oleh Tuhan. Namun, banyak orang keliru memahami berkat Tuhan terserbut. Seringkali yang diapaki sebagai tolak ukur berkat adalah kesehata, kesuksesan, dan kekayaan. Namun, firman Tuhan justru tidak menyebutkan atau membenarkan salah satu dari ketiga hal tersebut. Berkat Tuhan adalah penyertaan dan perkenanan-Nya. Apakah artinya memiliki kesehatan perima, kesuksesan berbisnis dan kekayaan melimpah bilah Tuhan tidak berada di pihak kita dan beserta dengan kita ? Setiap keluarga telah diberkati oleh Tuhan jika Tuhan selalu hadir di dalamnya dan berkenan dalam segalah hal di tengah-tangah keluarga itu. Amin

 

Doa : Kiranya keluarga kami diberkati oleh Tuhan dengan kehadiran dan perkenana Tuhan setiap saat. Amin

 

 

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here