RHK Rabu, 3 Februari 2016

0
1604

Kemurahan Hati Allah Dimasyhurkan di Seluruh Bumi

Roma 9:16-18 

Berkaitan dengan pembacaan Alkitab kita kemarian tentang Belas kasihan Allah berlaku untuk siapapun, maka bacaan Alkitab kita hari ini menegaskan bahwa tindakan itu benar-benar berdasarkan kemurahan hati Allah dan bukan karena kehendak atau usaha manusia. Hal itu belajar dari pengalaman sekarang ini, dimana orang cenderung mengabaikan pergumulan orang lain, selain mengutamakan diri sendiri, seperti halnya Raja Firaun di masa lalu, bangsa Israel dalam kuasanya tidak mau dibebaskan karena membangun kejayaan dan kemasyhuran Firaun sendiri, sehingga hidupnya dan semua penduduk Mesir termasuk ternak peliharaan dibelenggu oleh hujan es diikuti terpaan api berkobar dari langit sebagai tulah ketujuh dari Allah (bnd. Kel.9:13-25). Pengalaman masa lalu itu dijadikan pembelajaran Paulus kepada Jemaat di Roma, bahwa Allah yang dimasyhurkan karena kuasa-Nya dan menghukum mereka yang mengeraskan hati, tetapi juga dimasyhurkan di seluruh bumi kerena kemurahan hati-Nya bagi mereka yang bertobat dan memilih untuk percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Maksud Ilahi itu tidak berubah untuk siapapun atau bangsa apapun.

Kitapun sebagai keluarga beriman harus yakin dengan kebebasan kuasa Allah yang menghukum bagi mereka yang mengeraskan hati, tetapi berkemurahan hati bagi mereka yang hidup dalam kehendak-Nya. Dan melalui kita dalam tindakan yang benar kepada sesama manusia terutama di hadapan-Nya, nama Tuhan dimasyhurkan. Amin.

Doa: Ya Tuhan, Engkau sudah bermurah hati memberkati keluarga kami. Karena itu karuniakanlah kami hati yang rela untuk menjadi berkat-Mu bagi sesama kami, agar namaMu dima-syhurkan di muka bumi ini. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here