RHK Sabtu, 14 Februari 2015

0
1830

Kasih Mahal Harganya

Lukas 120:29-37

            Keluarga yang diberkati Tuhan, perumpamaan Yesus tentang orang Samaria yang baik hati sesungguhnya merupakan sindiran dan tamparan kepada sang penanya seorang guru agama dengan latar belakang Yahudi. Para pendengar cerita ini memang berharap bahwa perumpamaan Yesus akan menegur para pemuka agama yang memang sering tidak peka dengan derita kaum miskin tetapi para pendengar justru dibuat kaget ketika Yesus menyebut orang Samaria yang dianggap musuh kaum Yahudi keturunan campuran yang merusak harga diri bangsa Yahudi. Tetapi jelas kita membaca bahwa orang Samaria dari ketiga orang yang disebutkan oleh Yesus dalam perumpamaan itu adalah yang benar-benar mau berkorban untuk menolong orang yang dirampok itu.

Kasih memang tidak murah malahan dalam perumpamaan ini kita melihat bahwa Yesus menggambarkan bahwa kasih itu lintas batas, penuh resiko, mau berkorban, dan dengan tulus menolong sampai tuntas tanpa pamrih. Dalam hukum orang Yahudi jika sesama Yahudi menolong sesamanya maka sesudah sembuh orang yang ditolong wajib mengganti biaya kepada penolongnya tetapi ini tidak berlaku bagi orang Samaria. Sebab itu jelas Yesus menunjukkan bahwa betapa mahalnya kasih itu, tetapi kasih yang mahal itu sesunggunya berbuah kehidupan.

Sebab itu keluarga Kristen marilah kita untuk tidak jemu-jemu mempraktekkan kasih itu, meskipun mahal harganya. Amin.

Doa: Ya Tuhan berapapun  harga dari kasih itu, ajarlah kami  untuk melakukannya. Amin.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here